providencemarianwood.org

providencemarianwood.org – Jetour, brand otomotif dari China yang beroperasi di bawah naungan Chery Holding Group, telah resmi mengumumkan rencana ekspansinya ke pasar Indonesia. Perusahaan ini akan memulai aktivitas perakitan kendaraan di fasilitas milik PT Handal Motor Indonesia yang berlokasi di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.

Integrasi Produksi di Bekasi

Jetour akan bergabung dengan Chery dan Neta sebagai merek otomotif China ketiga yang memanfaatkan kapasitas produksi di pabrik Handal Bekasi. Denny Siregar, Presiden Direktur PT Handal Motor Indonesia, telah mengonfirmasi bahwa Jetour akan menjadi merek terakhir yang menggunakan fasilitas tersebut sebelum perusahaan berpindah ke lokasi produksi baru di Purwakarta.

Detail Model yang Akan Dirakit

Dua model SUV utama Jetour, yaitu Dashing dan X70 Plus, akan dirakit di pabrik ini. Model-model tersebut dirancang untuk bersaing di segmen SUV medium:

  • Dashing:┬áSUV kompak yang telah diproduksi sejak tahun 2022, tersedia dalam versi mesin bensin 1.500 cc turbo dan versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
  • Jetour X70 Plus:┬áSUV yang lebih besar, juga dilengkapi dengan mesin 1.500 cc turbo.

Peluncuran dan Penetapan Harga

Kedua SUV tersebut dijadwalkan akan diluncurkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), yang akan berlangsung pada tanggal 18 Juli 2024. Harga resmi untuk kedua model tersebut akan diumumkan di acara tersebut, dengan estimasi harga tidak melebihi Rp 500 juta.

Ekspansi Global dan Pencapaian

Sebagai merek yang relatif baru di industri otomotif dengan usia enam tahun, Jetour telah mencapai penjualan ratusan ribu unit kendaraan ke berbagai negara termasuk Myanmar, Meksiko, Arab Saudi, Uzbekistan, Chile, Ekuador, dan Paraguay, sebelum memasuki pasar Indonesia.

Dengan memulai produksi di Indonesia, Jetour tidak hanya memperluas jangkauan pasar globalnya tetapi juga menunjukkan komitmen untuk berinvestasi dan berkembang di pasar otomotif Indonesia. Keberadaan di Bekasi akan mendukung Jetour dalam memenuhi kebutuhan pasar lokal dan menguatkan posisinya di Asia Tenggara.